Wednesday, July 27, 2005

ambang

hari ini.
pada momenku melangkahkan kaki
keluar dari tempat maya -perlindungan ku
ku merasakan udara dingin
menusuk pori pori tulang dan jiwaku

ku menyadari dinginnya kenyataan tentang mu
seperti kulit tak pernah bisa melindungi tulang dari dingin
seperti cangkang telur rapuh
yang tak pernah bisa menjamin keutuhan isi dan esensinya

begitu juga nalar dan keberadaanku
tak pernah bisa melindungi
kosongnya sebuah rasa yang terambangkan

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home