
tahun lalu : banyak hal yang come in to my ordinary and no-meaning life. banyak hal yang seperti biasa saja ikut2 ngejalanin hari tapi ternyata g harus sadar kalo hidup g memang nga akan pernah sama lagi. seperti sebuah keyakinan yang tiba2 saja menyadarkan kemanusiaan g bahwa Dia selalu berperan, selalu menggenggam tangan g, terlebih selalu menyentuh g, setiap saat. i really meant it, every time, any time. tentu saja setiap senja di hari sabtu. atau seperti kejadian kemarin di gerbong bau kereta menuju jakarta, dengan pemandangan langit yang menyatu dengan air beserta yah.. what else if it's not sebuah tangis melalui mata hati g.
show that happened last year or the show that still runs in this time, journey : membuat g menyadari betapa g sangat mencintai dunia, betapa banyak keindahan yang sepatutnya g rasakan, terutama tawa yang selama ini g cari dari wajah mereka. bahwa g sebegitu besar keinginan untuk terus tumbuh, dan pasti suatu hari akan menuntun mereka tumbuh menemukan tawa yang selama ini bahkan tak mereka bayangkan. boleh juga entah bagaimana tapi yakin g menjadikannya sebagai sebuah tujuan dan makna bagi mereka, bagi g. g memang menemukan mereka setiap hari di manapun, mereka yang menolak segala pemberian g, meminta apa yang nga g punya, tapi g bener2 berharap punya apa yang mereka minta, mungkin bukan dengan cara mereka, tapi dengan caraNya, pasti.
g memang bukan anak negri, tapi jiwa g tertanam di dalamnya, dan g akan bahagia bersama nya.
11:31 AM 5/19/2006