Monday, March 20, 2006

siang hari di peristiwa pembawa kantuk 200306


have no idea bout what i'm gonna be after these 12 months. dalam waktu 12 bulan saja (insya alah) bisa saja hidup gw berubah drastis >> menapaki tahp lain dalam perjalanan pembuktian eksistensi diri. don't know what we call bout this periode. mature? dewasa? repeat it : dewasa?? bisa gt seorang bocah yang sering coba2 pk high heels ini -dengan akhir kaki lecet of course- dibilang dewasa? mature? mandi saja masih dipaksa (di luar waktu minggu liburan yang sama skali nga mandi) Haa.. saya pusing memikirkan desakan waktu atau desakan ambisi yang nga tau harus diapakan dibuang, disirami atau dipangkas mati. lulus = tidak berhubungan lagi dengan instansi beratas namakan pendidikan yang memaksa loe bangun pagi, duduk di kursi, memaksa lo menelan semua kebohongan bernama ilmu, tidak dibuat lagi menjalani hidup tanpa beban (selain keharusan bersikap mani di depan orang2 yang katanya berpendidikan tapi emang sih mereka bergelar) setiap harinya. yang artinya setelah lepas dari ruang2 penyimpan peristiwa bertajuk belajar mengajar pembawa kantuk itu g harus benar2 tau dan memutuskan sendiri mau apa di suatu hari : bukan lagi jadwal yang memutuskan, atau absen. ditambah lagi kebingungan besar antara makna pekerjaan, keberadaan dan rasa kehilangan.

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home