Friday, February 17, 2006

11:43 PM 2/17/2006

begitu banyak tempat untuk belajar, seperti di depan sebuah tempat makan pinggir jalan di sebuah malam yang gerimis oleh pengamen bersuara sumbang dengan lagu populer yang sangat sudah bosan saya mendengarnya, atau sebuah komentar -dari orang yang sama sekali tidak pernah terpikirkan untuk sedikit saja mengaguminya- berikut.



Kalau menurut saya yang paling penting adalah “hati”. Bagaimana kita mencurahkan perasaan kita dalam desain. Jika desain kita adalah pasangan hidup kita, bagaimana perlakuan kita terhadapnya? Apakah kita memperlakukannya dengan perasaan sayang, cinta, peduli atau bahkan tergila-gila.. dan mungkin juga kita memperlakukannya dengan perasaan muak, benci, jijik..
Mendesain bagi saya adalah permainan yang menyenangkan, menggembirakan, menggairahkan atau apapun istilahnya yang membuat saya bahagia lebih dari apapun di dunia ini. Punyakah kalian (terserah siapa saja yang merasa) perasaan tersebut? Jika kita punya perasaan tersebut , maka tentu saja bukanlah nilai yang menjadi tujuan kita disini, tapi bagaimana kita dapat berkarya menghasilkan sesuatu yang luar biasa indah dengan seluruh kemampuan kita, dan saat mahakarya itu selesai, kita berteriak dengan gembira, menari, menyanyi karena kita telah melakukan dan menghasilkan karya yang didalamnya penuh dengan perasaan cinta kita…
Itulah mendesain menurut saya..jadi untuk anak2 semester baru, cintailah desain kalian,sayangilah desain kalian, hiduplah, berjuanglah untuk desain kalian dan tunjukan cinta kalian lewat desain masing-masing, jangan bersumpah serapah,jangan menggerutu,jangan bersungut-sungut hanya karena tugas yang banyak , dosen yang menyebalkan , gambar potongan prinsip yang susah dan utilitas yang bikin bingung.
Jika semua itu kita lalui dengan baik,maka nilai akhir A hanyalah sebuah bonus kecil yang tidak ada artinya apa-apa dibandingkan kecintaan kita terhadap Arsitektur.

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home