Wednesday, July 27, 2005

rasa yang terlupa kan

ia melihat mata itu lagi
tatapan itu lagi
tudingan tanpa maksud
dari rasa ketak berdayaan
dari kecap kegagalan
kekosongan sebuah sosok dalam cerminan

ia melihat kegagalan itu lagi
dalam titik hitam yang sama
ia merasa beban itu lagi
pada punguk lelah hari mata dan jiwanya

ketakutan yang sama
kekecewan yang itu itu saja
yang sampai sekarang
tak juga ku tuang
dalam cangkir kemunafikan kalian.

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home