Friday, September 02, 2005

komentar sebuah gambar


kenapa hidup tak sebebas doeloe.
masih pengen pulang siang, menikmati waktu berjalan tanpa harus tahu besok harus apa.
bebas lari di manapun tanpa harus khawatir tercapai to nga target2 sialan itu.
masih pengen nangis, n bangun dengan mata bengkak. bangga bisa ngelewatin 1 hari lagi tanpa orang yang punya sejuta alesan merasa bersalah.
terus membohongi diri sendiri kalo semua yang dilakukan adalah yang terbaik buat semuanya.
duduk ngerasain angin sore di plasa kecil sebelah sekolah bernama lapangan olah raga.
mengulang semua kejadian.
mengalami kembali permukaan rasa duduk di sebuah taksi dengan sejuta degup kencang yang kita rasa, yang setelah sekian lama kusebut dengan kemunafikan anak berumur 15 th.
pulang menghitung langkah tanpa tahu bahwa jiwa tak sedang ikut serta menghitung.
menganggap bahwa hidup memang momen hasil esensi dari setiap lagu.
mendengar cerita berulang.
setiap hari tanpa menyadari detik berlari melintasi waktu itu sendiri.

masih pengen.
masih pengen labil.

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home