Thursday, March 30, 2006

9:21 PM 3/30/2006

i decided to write something today. karena menurut g hari ini udah nga bisa dikompromi. g tau dari lahir g emang bukan manusia super jadi makanya g ngrasa terforsir habis habisan hari ini. bukan karena g menyelesaikan begitu banyak pekerjaan baik via lokal atau via messenger bahkan nga disangka g berhasil nyentuh tugas yang ternyata nga selesai juga --kali ini g bener2 nga tau harus minta bantuan siapa. tapi karena g tetap tersenyum dan melambai bego sambil memakai kaus bergambar bugs bunny kusut, mata bengkak without any eye liner sedikitpun, rambut mengembang aneh --lengkap sudah. bertepatan dengan tersadarnya g kalo g lagi ditertawakan karena g seorang anak berusia 20 tahun, semoga itu karena g masih jauh lebih muda, dan walau g akui memang mulut g monyong dan senyum g bego, paling nga g nga memamerkan gigi sesinis itu. lagi2 orang jakarta. bisa ga sih g ga ribut sama orang jakarta. g dah cukup muak sama kota yang katanya metropolis tapi malah skeptis. mungkin, mungkin juga g yang malah lagi krtis. kritis najis. jadi inget lagi deh g, sial.

Wednesday, March 29, 2006


CINTA adalah unsur yang sudah ada dalam diri dan hidup manusia, karena itu manusia memang bisa
bersenang-senang, menikmati, bahagia, termasuk sesekali berjarak dan memandang cinta secara lebih
kompleks, luas, utuh.

Monday, March 27, 2006

di antara panasnya sebuah siang dan timbunan kerat koka kola g bener2 ngrasa sial harus berkutat dengan semua sampah sisa kerjaan orang orang yang katanya hebat yang sedang minum2 merayakan keberhasilan

Friday, March 24, 2006

today i cried at that damn toilet, and it sucks.

Wednesday, March 22, 2006


akhirnya g memasukan lagi elemen musik itu, yang menenangkan, setidaknya menghibur membisikan bahwa musik2 itu diciptakan untuk orang2 seperti g, such losers/

Monday, March 20, 2006

siang hari di peristiwa pembawa kantuk 200306


have no idea bout what i'm gonna be after these 12 months. dalam waktu 12 bulan saja (insya alah) bisa saja hidup gw berubah drastis >> menapaki tahp lain dalam perjalanan pembuktian eksistensi diri. don't know what we call bout this periode. mature? dewasa? repeat it : dewasa?? bisa gt seorang bocah yang sering coba2 pk high heels ini -dengan akhir kaki lecet of course- dibilang dewasa? mature? mandi saja masih dipaksa (di luar waktu minggu liburan yang sama skali nga mandi) Haa.. saya pusing memikirkan desakan waktu atau desakan ambisi yang nga tau harus diapakan dibuang, disirami atau dipangkas mati. lulus = tidak berhubungan lagi dengan instansi beratas namakan pendidikan yang memaksa loe bangun pagi, duduk di kursi, memaksa lo menelan semua kebohongan bernama ilmu, tidak dibuat lagi menjalani hidup tanpa beban (selain keharusan bersikap mani di depan orang2 yang katanya berpendidikan tapi emang sih mereka bergelar) setiap harinya. yang artinya setelah lepas dari ruang2 penyimpan peristiwa bertajuk belajar mengajar pembawa kantuk itu g harus benar2 tau dan memutuskan sendiri mau apa di suatu hari : bukan lagi jadwal yang memutuskan, atau absen. ditambah lagi kebingungan besar antara makna pekerjaan, keberadaan dan rasa kehilangan.

Wednesday, March 15, 2006

the test -last one | so sleepy here.

yesterday, i was at d'palm. i had dinner with my friends at work. at that VIP Room there were three groups of guests : teenagers, us and the bosses (which is include 40 ups years men)
crossed in my mind we are -not both : the teenagers neither the baldy big stomy men.
crossed in my mind it was so far from those two periods of life,
and make me keep thingking about these two young talented ambisious men in front (which got that -not baldy but big stomy kind of) that it could just be : that i am which is not teenagers anymore, has been alive witness for two men succeded process. and one of them : is the one that i care so much.
anyway, am i gonna be that important for this success journey of career??

i just got stomachache with that test papers on my hand when i thought about it.

6:56 PM 3/8/2006

lagi lagi kumerasa kuberjalan
tapi bahkan ku tak melangkah
lagi lagi kumerasa tertidur
tapi bahkan ku tak mengantuk
lagi lagi kumerasa bahagia
tapi bahkan ku tak hidup

terdampar,
dalam keheningan ciptaanmu.

Tuesday, March 14, 2006

saya- di masa kelabilan : biasa, biarkan saja.

sepertinya g ga bisa lagi berlari berlomba dengan satuan waktu, karena tiba-tiba satuan waktu berjalan terlalu lambat. aneh memang, but that's life sesuatu tidak akan terus berjalan sesuai dengan yang kita inginkan.. betul>> ya sudah mau apa lagi kalau semuanya memaksa g untuk lagi-lagi menjadi orang yang terbelakang -karena memang g orang yang terbelakang (baca : lemah). tapi ya harus berusaha untuk lagi-lagi punya dunia sendiri cuma milik g dan berjalan karena g ingin berjalan bukan orang lain, mendengar musik karena g memang ingin mendengar bukan orang lain, minum karena g memang haus bukan orang lain, walaupun jujur g suka sekali hidup untuk orang lain. ternyata hidup memaksa g untuk mengambil pola yang lain, pola yang nga mengharuskan g berjalan dengan kaki lurus, karena sekarang g boleh semaunya berjalan menunduk atau bahkan duduk saja, yup seperti yang skrang sebaiknya g lakukan duduk saja. karena memang sedang letih, terlalu letih memperjuangkan hal yang nga mungkin nga bisa berubah : harus diterima nga ada toleransi, seperti halnya g nga bisa membuat printer g mengeluarkan warna magenta. berusaha? sudah. ada hal-hal yang memang tidak bisa terjadi walau sudah berusaha, that's life. dan sekarang kita cuma bisa duduk dan membujuk diri menerima keadaan : bahwa printer g emang lagi ga mau ngeluarin warna magenta. nga masalah, karena sekarang punya banyak waktu untuk duduk-duduk. untuk bertanya kepada diri sendiri segala pertanyaan yang mau ditanyakan untuk tanpa harus menjawab. mungkin nanti tapi bisa juga sekarang, yang penting harus bertahan saja supaya tidak jadi gila -walau sekarang akhirnya g ketahui bahwa semua penulis ternyata gila, tapi g memang bukan penulis, g manusia yang sedang terdampar entah dimana, tak tahu arah, berusaha untuk tidak jadi gila seperti seorang swastika yang berusaha untuk terus jadi normal, feuuuhhh... g harus benar-benar menonton kali ini atau membaca atau makan, minum, buang air atau belajar, bicara, benar-benar menyalakan lampu, menulis. kalau tidak g bisa jadi gila. dan ketahuilah tidak ada yang mau, sudi dan bisa menolong kecuali : diri mu sendiri, nak. (mungkin sekarang -atau lain kali, ketika dirinya ingin ditolong)

Sunday, March 12, 2006


got these stuffs over>> haa...

Saturday, March 11, 2006

i just killed my hams.

Saturday, March 04, 2006

6:36 PM 3/2/2006

kelemahan : tak bisa memulai sebuah cerita
kelemahan : tak bisa bercerita
kelebihan : tak bisa bicara.

6:33 PM 3/2/2006

alkisah seorang hamba
lahir dalam sebuah keterbatasan

tumbuh dalam sebuah kenyataan
bahwa segalanya ternyata akan hilang
seluruhnya ternyata akan padam
sewajarnya semua akan pergi

hanya sisa perjalanan
dengan pemandangan ibu jari kaki
kaku dalam dinginnya penantian

Ya Tuhan, akhiri saja semuanya
anak Mu itu letih.