Monday, February 21, 2005

sisi batjaku : harem-harem perempuanku-fatima mernissi

sisi batjaku.
perempuan-perempuan haremku - fatima mernissi

"Kamu akan kehilangan kebahagiaan kalau kamu terlalu banyak berpikir tentang harem, batasan dan aturan, Sayangku," demikian Nenek Yasmina berkata. "Tujuan tertinggi dalam hidup perempuan adalah kebahagiaan. Jadi, jangan habiskan waktumu untuk mencari batas-batas yang begitu tegas dengan kepalamu."

buku yang ga sengaja g temukan di perpus kampus ini, punya fisik yang kuno banget, alias terbitan lama, covernya nga gitu menarik sih.. bukunya juga kecil, lebih kecil dari ukuran novel biasanya..
dan memang terbitan lama: thn. 1994.
dan wajar kalo beda dari novel, karena ini memang bukan novel. sepertinya sih ini banyak diambil dari kisah nyata juga dari masa kecil pengarangnya sendiri.
setting ceritanya di Fez, Maroko, yang kental banget dengan budaya Timur Tengah dan peradaban Islam.
di sini kita jadi bisa lebih tau banyak lagi tentang kehidupan orang-orang muslim di Maroko sana, waktu masuknya orang-orang asing di sana, terutama para perempuannya.
gimana penghidupan mereka bener2 cuma di antara dinding, dinding n dinding.. mereka, nga diperbolehkan keluar rumah, dan kalau keluar rumahpun harus dikawal sekian banyak laki2, + pakai jilbab + baju2 berat yang menutupi ujung rambut sampai ujung kaki.
di sini diperlihatkan juga adanya konflik antara 2 kubu dari perempuan, yang para tetua nya sangat mengagung2kan budaya n agama, sedangkan generasi mudanya yang sudah lebih revolusioner.
selain mereka para perempuan nga boleh keluar rumah, merekapun nga boleh banyak mengkonsumsi teknologi or pengetahuan apapun, jadi nga heran banyak yang masih buta huruf, baru setelah datangnya bangsa Prancis itu baru dibuka sekolah resmi, sebelum2nya cuma sekolah di rumahan aja..
sudut pandang cerita ini yang bikin g bertahan baca sampai selesai, karena menarik banget, sudut pandang seorang fatima kecil yang baru berusia 8 tahun. di mana kita jadi bisa memandang semua masalah dan persepsi sebagai pikiran anak kecil yang masih polos, lugu dan penuh tanda tanya.

inti dari cerita ini, ingin menginformasikan buat pembacanya apa artinya sebuah harem.. yang sampai selesai baca bukunya, kita pasti masih sanksi apa arti harem sebenarnya, karena pengertiannya cuma masing2 pribadi kita yang bisa memutuskan mau menganggap harem seperti apa..
kalo dari persepsi g, g menganggap harem itu sebuah tempat, rumah tinggal kekuasaan seseorang (yang pastinya laki-laki) nah di dalam harem itu keluarganya tinggal, baik yang beristri 1 sampai ada yang beristri 1000, imagine that !!!
n di dalam harem itu para perempuan2 yang kebanyakan adalah para madu2 (baca : selir) sepenuhnya diatur oleh si lelaki itu..

yah bolehlah kalau kita bersyukur sekarang ini kalau perempuan, bukan lagi unta yang ditarik kemana-mana tanpa tujuan yang jelas.
karena di jaman yang skarang ini, kita sebagai seorang perempuan boleh dan bisa melakukan apa yang menurut kita terbaik untuk diri kita sendiri.

buku ini banyak memberikan g inspirasi, terutama akhirnya g bisa tahu gimana sebenernya crita 1001 malem, yang slama ini sering g dnger tapi g ga tau critanya kayak gimana =p
n banyak banget figur2 perempuan yang bisa dijadiin contoh, supaya kita yang di masa semodern sekarang nga jadi menyerah dengan apa yang mempersulit jalan kita, karena mereka2 yang jelas2 dibatasi dinding 10 m, bisa menumbuhkan sayap di punggung mereka, dan menerbangkan mimpi2 berdampingan dengan kenyataan yang mereka jalani.

- Kebahagiaan, jelasnya adalah ketika seorang merasa baik, cerah, kreatif, puas, mencintai dan dicintai, dan bebas. Orang yang tidak bahagia merasa seolah-olah ada penghalang2 yang menghalangi kemauan dan bakat2 yang dimilikinya.

Perempuan yang bahagia adalah yang dapat melaksanakan semua haknya, dari hak untuk bebas bergerak hingga hak untuk berekreasi, berkompetisi, dan menantang, tapi pada saat yang sama, dia merasa dicintai atas apa yang dia lakukan.

Kebahagiaan itu termasuk juga dicintai oleh seorang laki-laki yang menghargai kekuatanmu dan bangga atas bakat-bakatmu. -

is the man with you now, is the right one, that can make you feel to be loved ??

Monday, February 14, 2005

help me to find the name for my gallery n resto

Gallery n resto

Proyek rancangan kali ini, g dikasih tugas ngerancang lagi lagi resto, tapi dengan fasilitas tambahan gallery, cukup menarikkk bukann..... yup.. sama seperti proses ngerancang sebelom sebelomnya... waktu dibagiin soal segala macam ide2 seru menuhin kepala g n my another friends.... betapa kerennnnnn n canggih nya bangunan g ntar.... setelah minggu pertama lewat.. asistensi 1.. asistensi 2 n seterusnya kepala g mulai pelan2 kosong, membuang ide2 g yang mang ga bisa diwujudin... n alhasil bangunan g bakalan jadi sesederhana biasanya dengan atap pelana standard.. huiks....
yang menarik dari rancangan kali ini.... karena lahan yang dipakai ada konturnya (baca: lahan miring), lokasi nya di Jalan Lembah Bukit Pakar Timur, di Dago atas situ, tempat berkumpulnya vila-vila orang kaya, n kalao mo ke Valley lewatin jalan ini. Sitenya cukup bagus, soalnya lahan menurun tepat menghadap view kota Bandung-yang menurut g setaon 2 taon ke depan view dinyatakan hilang, karena bakal muncul rumah-rumah lain di sekitarnya, di depan, di samping, n bakal nga keliatan apa2-.

19.01.2005 g n yang laen sempet survey ke sana, dikarenakan cuaca yang amat sangat panas menyengat, g nga terlalu melakukan survey hehe, sampe sana cuma ngobrol2 di mobil bareng anak2 takut panas lainnya.
Semester ini g dapet asdos named Pak Didit, to tepatnya Mas Didit. Muda, berbakat, profesional, sukses, dan berdedikasi tinggi. Lega akhirnya bisa dapetin asdos yang bisa diandelin lagi.....
Jadi membuat g lumayan semangat ngerjain rancangan yang lumayan susah ini, soalnya bisa dapet pengetahuan yang lebih dari mas yang ini.

Konsep yang g pilih buat my resto n gallery... minimalis-interaktif... kenapa minimalis ??? pengertian minimalis dulu dehhh..... sesuatu yang sederhana, apa adanya, sedikit ornamen. jadi segala sesuatu yang nga penting mendingan nga usah ada, biasanya minimalis dipakai buat ekspresi bentuk n pengolahan massa n fasad bangunannya.. jadi kayanya bentuk bangunan g bakalan simple alias kotak yang dicoak n aditif sedikit sedikit aja... kata ke dua dari sebuah konsep biasanya menjelaskan kata di depannya-kayak dulu kita belajar DM MD diterangkan menerangkan gt- interaktif di sini lebih ngejelasin konsep ruang dalam yang bakal g buat, interaktif maksudnya, g memaksimalkan interaksi antara ruang di dalamnya, jadi semakin sedikit batasan ruang n paling maksimal cuma batasan ruang gerak, sedangkan untuk visualnya masih bisa berinteraksi, seperti penggunaan kaca-yang membatasi ruang gerak, tapi visualnya masih berhubungan-. Konsep interaktif ini juga diinspirasi dari tuntutan soal yang menginginkan adanya void menerus, yang hubungin semua lantai... jadi fungsi void di sini meurut g juga sekaligus bisa jadi penghubung n pusat interaksi dari seluruh lantai dalam bangunan. Void yang g buat berupa seuah lobby bersama-buat galeri n resto- yang punya dinding full kaca, n atap skylight-masih dalam pertimbangan-biar memaksimalkan cahaya masuk, biar menghemat listrik gt....
Total lantai seluruhnya : 3 lantai (termasuk 2 split).

Galeri yang diminta ada pilihannya lukis, foto n patung. Pertama g pilih foto, karena g suka fotografi, tapi dipikir2 lagi kebutuhan untuk sebuah galeri foto ga terlalu menuntut banyak ruang, jadi g bingung mengolah ruang yang cukup besar, terutama ruang luarnya. Akhirnya g pilih galeri lukis, soalnya bisa g buat area lukis outdoor, buat "membuang-buang" lahan luar itu..... area outdoornya juga g manfaatin buat r. pamer outdoor, tapi sifatnya non-permanent, soalnya lukisan kan nga bisa ditaruh di udara terbuka-kehujanan-jadi paling untuk acara pameran sehari atau dengan pertimbangan penambahan tenda.
Galeri patung sebenernya paling pas buat membuang2 ruang, tapi faktor selera pribadi sihhh.... g ga terlalu suka sculpture... hehe...

masih tersisa 1 bulan kurang buat nyelesain rancangan g iniiiii,
Sooooo...... help me to find the right name for this my gallery n restoo..... g perlu saraannn.... yang kira2 bisa menggambarkan sebuah restoran n galeri lukis, dengan konsep minimalis interaktif.......... + alasannya okeeehhhhhh..................

Sunday, February 13, 2005

mama papa andre n ira

Maafkan aku
karena aku tak pernah pandai bertutur kata
Maafkan aku
karena aku tak selalu memberi sentuhan
Maafkan aku
karena aku takkan pernah bisa menatap mata
Benar, maafkan aku
karena aku bukan mereka

Karena bagiku
cinta adalah sebuah kehadiran
kasih adalah sebuah penyertaan
dan sayang adalah sebuah setiap kata tanya
Dan keluarga
adalah hidup, mimpi dan dunia
yang lalu, sekarang dan selalu kujalani
dalam setiap hembusan nafas, langkah kaki dan keringat
yang menguap dalam udara luas, lepas, tak terbatas

Keluarga adalah kebersamaan dalam keheningan
karena bagiku
hati kan selalu berucap

-- 110205 -- mama papa andre n ira

tsu nami

Kemanakah lagi harus kupijakkan kaki ini Ya Tuhan
Bila bumiMu tlah murka
jenuh mendengar syair angkuh kaumku
Cairkan keyakinan naif kami
dan munculkan tabir kekosongan manusia yang terdalam
Bahwa kami
bukan setitik pasirpun di dalam kebesaran genggaman tanganMu
Buatlah kami berjanji
untuk lebih merasakan sang bumi
titipan pertamaMu
sejak kamipun belum dijadikan

-- 110205 -- tsu nami

stop kekerasan buat perempuan

Kuterima sekuntum bunga hari ini
Bukanlah hadiah istimewa ulang tahunku
Untuk pertama kalinya, kami bertengkar tadi malam
Dan dia mengucapkan kata-kata kasar yang menyakitkan
Kutahu dia menyesal
Dia tak bersungguh-sungguh dengan semua ucapannya itu
Karena dikiriminya aku sekuntum bunga hari ini

Kuterima sekuntum bunga hari ini
Bukanlah karena ulang tahun perkawinan atau ada yang istimewa
Kemarin malam dia mendorongku dan mencoba mencekikku
Bagaikan mimpi buruk
Aku tak percaya akan apa yang terjadi
Seluruh badanku ngilu dan aku bangun dengan memar sekujur tubuh pada pagi hari
Dia sungguh menyesal
Karena dia mengirimkan sekuntum bunga padaku

Kuterima sekuntum bunga hari ini
Bukan karena ini hari Ibu atau ada yang istimewa
Tadi malam dia memukulku lagi
Kali ini jauh lebih buruk dari malam-malam sebelumnya
Apa yang akan terjadi denganku bila ku pergi meninggalkan dia ?
Mampukah aku mengurus anak-anak ?
Bagaimana dengan keuangan ?
Aku takut padanya, tapi aku juga takut untuk pergi
Dia pasti merasa menyesal
Karena dia mengirimkan sekuntum bunga padaku hari ini

Kuterima sekuntum bunga hari ini
Hari ini adalah hari yang sangat istimewa
Adalah hari pemakamanku
Semalam dia benar-benar membunuhku
Dia memukuliku hingga mati
Seandainya saja aku punya keberanian lebih besar
dan kekuatan untuk pergi meninggalkannya
Tak bakal kuterima sekuntum bunga hari ini.

- Cheong Hee Jin - dalam bukunya "Domestic Violence and the Rights of Women"

Perempuan perlu memilih dan menentukan sendiri peranan apa yang mau dijalani dan dihidupinya : sebagai 'Ratu' atau sebagai 'budak'. Perempuan yang berperan sebagai Ratu menunjukkan keutamaan, kemampuan, kematangan, kemandirian, ketetapan hati dan kebijaksanaan tanpa mengurangi keanggunan dan kharismanya. Perempuan yang mau menjadi budak membiarkan dirinya ditindas, diperalat diperlakukan semaunya, merasa bodoh, lemah tak berdaya, pasif menerima nasib dan kematiannya. Perempuan perlu saling menolong perempuan yang lain, bersama dan bersatu dengan perempuan yang lain untuk kemajuan perempuan-perempuan yang lain. Perempuan juga membuka hati dan kesempatan, menerima kehadiran, kerjasama dan kemitraan laki-laki yang sadar dan mendukung kesetaraan perempuan dan laki-laki. Perempuan sebaiknya belajar politik, strategi dan psikologi untuk bersinergi dengan laki-laki membentuk kesatuan yang sempurna.
(Sumber : "Ecclesia of Women in Asia - Gathering the Voices of the Silenced", Warta Minggu MBK Natal 2004.)

buat semua yang merasa dirinya perempuan, belum terlambat buat sedikit lagi lebih sayang sama diri kita sendiri, siapa lagi yang bisa lebih perduli pada diri kita sendiri-absolutly not 'the other gender'-?!
selama kita semua masih punya kesempatan buat lebih maju dan maju lagi, jangan pernah buang kesempatan itu, karena dari sekarang kita dah msti sadar kalo kita harus benar2 bisa berdiri di atas kaki kita sendiri benar2 di atas kaki kita sendiri, bukan orang lain, atau berpegangan sesuatu atau seseorang. Karena cepat to lambat akan tiba juga harinya dimana kita cuma bisa mengandalkan diri kita sendiri, nobody, n di saat itu juga kita bisa ngebuktiin pada dunia n khususnya pada diri kita sendiri kalo kita sebagai perempuan-yang katanya lemah dan nga berpendidikan-bisa ngejalanin semuanya-mungkin lebih baik daripada 'that the other gender'.

Thanks for someone yang dah membuat g jatuh luka-luka terseok-seok, n membuat g bisa berdiri setegap ini sekarang. I know I can make it through the rain =)